Belajar dari yang ada, tak jauh-jauh...
didepan mata..
sempat terlepas dari pandangan, namun tetap terasa getir...
pernah menganggap sebelah mata, tapi kini bisa menatap penuh...
Belajar lagi, lagi, lagi dan lagi...
tidak hanya dengan satu objek saja..
Diam sambil membayangkan, bagaimana selanjutnya...
Menyerah?diam?selesai?
tidak untuk memikirkannya tapi harus memutuskannya, tetap atau pergi?
Ahhh...belum bisa untuk memutuskan...
Hanya bisa diam, tetap pada jalur aman..
bodoh..
dengan langkah, telinga, pikiran dan mata lensa... mencoba untuk menelaah keadaan.. di sekitarku...
Selasa, 15 Mei 2012
Senin, 14 Mei 2012
Perbatasan-Beranda
Selama ini kita tahu bahwa Kalimantan Timur adalah daerah Perbatasan Indonesia dengan Malaysia..
Tidakkah kita menyadari arti dari Perbatasan? layakkah menjadi sebutan muka Indonesia?
Provinsi ini adalah salah satu daerah dimana letakknya berbatasan dengan negara lain dimana ada daerah lain yangberbatasan dengan negara lain yaitu yang ada di Irian Jaya yang berbatasan dengan Papua Neugini. Sadarkah bahwa beranda kita (daerah perbatasan) sangat terisolir? jangankan jaringan komunikasi, listrik saja belum teralokasikan penuh. Pembangunan yang terhambat dikarenakan harga bahan baku yang sanggat tinggi. Menurut Pejabat setempat, daya beli masyarakat saat tinggi. Mereka mampu membeli telepon seluler (handphone) namun hanya untuk sebatas foto-foto maupun mendengarkan musik saja, sama sekali tidak difungsikan sebagaimana mestinya telepon seluler yaitu sebagai sarana komunikasi. Tidak adanya tower dan provider yang membangun jaringan di tempat ini membuat informasi yang didapat masyarakat sangat minim.
Inilah gambaran kecil muka Indonesia, akibatnya sekarang kita di pandang sebelah mata oleh negara tetangga kita sendiri, Malaysia. Tidakkah sungguh miris? Di Ibu Kota sibuk dengan aktifitas memperkaya, di sisi lain beranda kita semakin terkikis oleh kemajuan bangsa lain.
Tidakkah kita menyadari arti dari Perbatasan? layakkah menjadi sebutan muka Indonesia?
Provinsi ini adalah salah satu daerah dimana letakknya berbatasan dengan negara lain dimana ada daerah lain yangberbatasan dengan negara lain yaitu yang ada di Irian Jaya yang berbatasan dengan Papua Neugini. Sadarkah bahwa beranda kita (daerah perbatasan) sangat terisolir? jangankan jaringan komunikasi, listrik saja belum teralokasikan penuh. Pembangunan yang terhambat dikarenakan harga bahan baku yang sanggat tinggi. Menurut Pejabat setempat, daya beli masyarakat saat tinggi. Mereka mampu membeli telepon seluler (handphone) namun hanya untuk sebatas foto-foto maupun mendengarkan musik saja, sama sekali tidak difungsikan sebagaimana mestinya telepon seluler yaitu sebagai sarana komunikasi. Tidak adanya tower dan provider yang membangun jaringan di tempat ini membuat informasi yang didapat masyarakat sangat minim.
Inilah gambaran kecil muka Indonesia, akibatnya sekarang kita di pandang sebelah mata oleh negara tetangga kita sendiri, Malaysia. Tidakkah sungguh miris? Di Ibu Kota sibuk dengan aktifitas memperkaya, di sisi lain beranda kita semakin terkikis oleh kemajuan bangsa lain.
Rabu, 21 Maret 2012
Belum saat ini,tapi nanti...
Rencana Tuhan memang sangat indah..
saya bukan anak yang terlahir dari keluarga kaya,
saya juga bukan anak yang besar dalam garis kemiskinan,
saya hanyalah seorang anak dari keluarga sederhana, tak ada harta yang melimpah, hanya ada saja rizkiNya...
tak banyak yang saya tuntut, saya sadar diri..
Selalu bersyukur dengan apa yang telah Tuhan beri, tak mengeluh dengan apa yang terjadi..
Tak akan ada yang kurang jika semua itu bisa dijalani...
saya merasakan itu...
walau kadang, ada keluh saat semua ini benar-benar berat...
namanya juga manusia...
Ada banyak rencana di atas KuasaNya...
Belum saat ini..tapi nanti...
saat semua itu telah pantas untuk didapatkan..
Bercerminlah saat membayangkan sesuatu...
apakah pantas??
saya bukan anak yang terlahir dari keluarga kaya,
saya juga bukan anak yang besar dalam garis kemiskinan,
saya hanyalah seorang anak dari keluarga sederhana, tak ada harta yang melimpah, hanya ada saja rizkiNya...
tak banyak yang saya tuntut, saya sadar diri..
Selalu bersyukur dengan apa yang telah Tuhan beri, tak mengeluh dengan apa yang terjadi..
Tak akan ada yang kurang jika semua itu bisa dijalani...
saya merasakan itu...
walau kadang, ada keluh saat semua ini benar-benar berat...
namanya juga manusia...
Ada banyak rencana di atas KuasaNya...
Belum saat ini..tapi nanti...
saat semua itu telah pantas untuk didapatkan..
Bercerminlah saat membayangkan sesuatu...
apakah pantas??
Selasa, 20 Maret 2012
never as tonight!!
Kerasnya semua ini membuat semuanya menjadi serpihan...
Terimakasih!
Ini sangat membuat saya tersadar...!
Bermimpi tak akan ada gunanya, kesabaran yang akan menggiring saya dalam kesuksesan...!!
Saya akan lebih baik dari Anda!
Lihatlah nanti, apa Anda akan seperti sekarang ini!
Langganan:
Postingan (Atom)


